MEDAN – Fakultas Hukum dan Sosial Sains (FHSS) Universitas Deztron Indonesia (UDI) secara resmi membuka Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 melalui kegiatan Kuliah Perdana yang berlangsung khidmat, inspiratif, dan penuh semangat di Auditorium Utama Kampus UDI, Senin (1 September 2026). Kegiatan tahunan yang selalu dinanti oleh seluruh civitas akademika ini dihadiri oleh Dekan FHSS, para Wakil Dekan, seluruh Ketua Program Studi, dosen tetap dan luar biasa, staf tata usaha, serta ribuan mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa baru (maba) angkatan 2026 dan mahasiswa lama dari berbagai semester.
MEDAN – Fakultas Hukum dan Sosial Sains (FHSS) Universitas Deztron Indonesia (UDI) secara resmi membuka Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 melalui kegiatan Kuliah Perdana yang berlangsung khidmat, inspiratif, dan penuh semangat di Auditorium Utama Kampus UDI, Senin (1 September 2026). Kegiatan tahunan yang selalu dinanti oleh seluruh civitas akademika ini dihadiri oleh Dekan FHSS, para Wakil Dekan, seluruh Ketua Program Studi, dosen tetap dan luar biasa, staf tata usaha, serta ribuan mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa baru (maba) angkatan 2026 dan mahasiswa lama dari berbagai semester.
Kuliah Perdana dibuka secara resmi oleh Dekan FHSS UDI, yang dalam sambutannya menyampaikan visi dan misi strategis fakultas untuk tahun ajaran 2026/2027. Dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk “Menjadi Sarjana Hukum dan Sosial Sains yang Berintegritas di Tengah Arus Disrupsi Teknologi dan Globalisasi”, Dekan menekankan bahwa dunia saat ini telah berubah dengan sangat cepat
Dekan juga menyoroti pentingnya integritas akademik. Ia mengingatkan seluruh mahasiswa bahwa plagiarisme, kecurangan dalam ujian, dan pelanggaran etika akademik tidak akan ditoleransi sedikitpun. “Integritas adalah mata uang paling berharga bagi seorang sarjana hukum dan sosial. Jika kalian kehilangan integritas di kampus, bagaimana masyarakat bisa mempercayai kalian saat kalian menjadi pengacara, hakim, sosiolog, atau pembuat kebijakan di masa depan?” tambahnya dengan nada tegas namun penuh keayahan.